Rabu, 10 Desember 2014

KURTILAS=KURIKULUM TIDAK JELAS
Hallo sahabat blogger ini adalah tulisan pertama saya:) maklumlah seorang siswa seperti saya sangatlah sibuk. Apalagi siswa kurtilas hehe. Buat temen2 seangkatan pasti sudah tidak asing lagi dengan kurtilas bukan?. Ya, kurtilas adalah kurikulum baru yang diterapkan pemerintah untuk menganti kurikulum lama. Kurikulum ini belum memiliki rancangan yang sempurna namun telah diterapkan di sekolah2. Selain itu kurikulum ini masih memiliki beberapa masalah yang belum terselesaikan seperti keterlambatan pendistribusian buku, kebingungan guru untuk menerapkan kurtilas dll. 
(Nah ini klo gurunya bingung?, apalagi muridnya? -_- ) selain itu juga konsep kurtilas membuat siswa stress dan terbebani. Gimana tidak?. Disini kita dituntut untuk mengetahui yang tidak kita ketahui dan mencari materi pelajaran di internet.
(Lah iya pak kalau intenet lagi kenceng, kalo internet lagi lelet gimana?:/ apalagi siswa yang berada di pedesaan yang belum memiliki fasilitas internet bagaimana mereka bisa browsing? Mikir dong pak!)
Sedangkan peran guru hanya memberi tugas dan menilai. Nah kalo gini buat apa harus sekolah?, belajar di rumah terus browsing-browsing di internet juga cukupkan?. Kita kan sekolah karena ingin mengetahui pelajaran yang belum kita ketahui. Maksudnya jika kita tidak tau kan ada guru yang bisa mengajarkan kita agar kita bisa tau. Ini justru di Kurikulum 2013 siswa di haruskan untuk mengetahui apa yang belum di ketahui. Sedangkan guru hanya memberikan tugas, melihat dan menilai saja
 Duh, jelas sekali bukan? kalo guru itu sangat tidak berguna di kurtilas ini. -_-
Selain itu juga bab materi pelajaran ditambah. Banyaknya bab materi pelajaran dan tugas tugas yang gak ada habisnya dengan keterbatasan waktu yg kita punya malah membuat kita tidak paham dengan materi yang diajarkan. Apalagi saat ulangan kita tidak memiliki waktu untuk belajar karena mengerjakan tugas tsb, hal ini yang membuat nilai kita rendah. Untuk ulangan saja tidak ada waktu, apalagi untuk istirahat?. Sometimes saya berpikir, apasih gunanya sekolah kalau disana kita hanya dituntut menyelesaikan tugas untuk memperoleh nilai. Bukan dituntut memahami materi pelajaran?. Astaghfirullah, begitu menyakitkan Kurikulum 2013 ini. Semoga kedepannya kurikulum 2013 bisa dihapus atau di perbaiki lagi agar bisa berdampak baik untuk pendidikan di Indonesia bukan malah membebankan para siswa.  Karena kami adalah generasi-generasi muda Indonesia yang ingin cerdas dan bukannya ingin terbebani atau bukannya ingin stress. Siapa lagi penerus-penerus Indonesia yang cerdas selain kami semua? Mungkin hanya segini yang bisa saya sampaikan. Kalo ada salah-salah kata atau kata-kata saya yang kurang tepat maka saya mengucapkan maaf yang sebesar-besarnya. Karena saya menulis tulisan ini hanya karena bentuk protes dan kekecewaan saya terhadap Kurikulum 2013. Tidak lupa saya ucapkan terima kasih karena sudah membaca dan mengunjungi blog saya. Sekali lagi TERIMA KASIH ^_^

*Sir we are just human like you. We are not robot*
*kita juga bukan alat uji coba kurikulum 2013*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Eiittsss.!! Budayakan berkomentar setelah membaca!